Semyon Bychkov Resmi Jadi Direktur Musik Opera Nasional Paris Mulai 2026
![]() |
| Semyon Bychkov Resmi Jadi Direktur Musik Opera Nasional Paris Mulai 2026 |
TAJAM.NET — Opera Nasional Paris resmi menunjuk maestro internasional Semyon Bychkov sebagai direktur musik.
Penugasan ini akan efektif mulai 1 Agustus 2026 dan menandai fase baru dalam arah artistik institusi opera ternama Prancis tersebut di bawah kepemimpinan direktur jenderal Alexander Neef.
Semyon Bychkov dikenal luas sebagai figur penting dalam dunia musik klasik global. Ia memiliki reputasi kuat berkat kemampuannya menggabungkan repertoar simfoni dan lirik, sekaligus menjaga dialog artistik yang seimbang antara orkestra, vokal, dan panggung opera.
Penunjukan ini dinilai memperkuat visi jangka panjang Opera Nasional Paris dalam menjaga kualitas artistik sekaligus inovasi.
Tanggung jawab dan peran strategis
Mulai Agustus 2026, Bychkov akan memegang peran sentral dalam memastikan mutu artistik orkestra, paduan suara, serta para konduktor yang terlibat di Opera Nasional Paris.
Ia juga akan berkontribusi langsung dalam penyusunan program musikal dan terlibat dalam proses rekrutmen utama bagi para musisi.
Dalam kapasitasnya sebagai direktur musik, Bychkov dijadwalkan memimpin dua produksi opera dan enam program konser simfoni setiap musim. Kegiatan ini akan berlangsung di Paris serta dalam rangkaian tur internasional.
Pernyataan Semyon Bychkov
Dalam pernyataan resminya, Semyon Bychkov mengungkapkan perasaan mendalam atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
“Merupakan emosi yang mendalam dan suatu kehormatan besar bagi saya untuk diundang ke Opera Nasional Paris » jelas Semyon Bychkov. “ Selama bertahun-tahun saya mengagumi tradisi mulia Opera Paris, di mana saya mendapat kehormatan untuk mengalami banyak momen tak terlupakan dalam pertukaran musik dan manusia dengan para seniman, musisi, dan semua tim dari institusi besar ini. Fondasi setiap gedung opera terletak pada keunggulan orkestra dan paduan suara. Di Paris Opera, bakat masing-masing kelompok ini memberi mereka identitas unik yang hanya dimiliki oleh mereka. Dalam dunia musik kontemporer yang sebagian besar terstandarisasi, singularitas dan kesetiaan terhadap seni adalah nilai-nilai berharga yang harus dilestarikan. Budaya, warisan, dan masyarakat Prancis adalah sumber inspirasi yang tiada habisnya bagi saya: Saya merasa betah berada di Prancis selama lebih dari 35 tahun. Saya mendekati babak baru dalam hidup saya ini sebagai sebuah misi dan hak istimewa."
Jejak panjang karier internasional
Lahir di Sankt Peterburg pada 1952, Semyon Bychkov mulai belajar piano sejak usia lima tahun dan tampil dalam konser publik pertamanya kurang dari setahun kemudian.
Bakatnya berkembang pesat hingga ia mulai belajar memimpin orkestra pada usia 17 tahun di bawah bimbingan maestro legendaris Ilya Musin.
Prestasinya kian menonjol setelah meraih hadiah pertama dalam Rachmaninoff Conducting Competition pada 1974. Dua tahun berselang, Bychkov beremigrasi ke Amerika Serikat dan meniti karier internasional yang gemilang, termasuk memimpin Buffalo Philharmonic Orchestra dan Grand Rapids Symphony.
Pada 1989, Bychkov menetap di Prancis dan dipercaya sebagai direktur Orkestra Paris. Selama satu dekade, ia memimpin orkestra tersebut, meneruskan tongkat estafet dari Daniel Barenboim. Gaya musikal dan ketajaman teknisnya menjadikan Bychkov sosok penting dalam interpretasi repertoar Rusia serta produksi opera berskala besar.
Hubungan erat dengan Opera Nasional Paris
Alexander Neef menegaskan bahwa penunjukan Bychkov bukanlah keputusan yang datang secara tiba-tiba, melainkan hasil dari hubungan artistik yang telah terjalin lama.
“Penunjukan Semyon Bychkov sebagai direktur musik adalah bagian dari sejarah panjang di Opera Nasional Paris, yang terdiri dari pertemuan artistik yang penting dan keinginan bersama untuk berkolaborasi. » jelas Alexander Neef. “ Selama hampir dua puluh tahun ia telah membangun ikatan erat dengan DPR melalui produksi besar – A Masked Ball (2007), Tristan dan Isolde (2008), Elektra (2022), segera Eugene Onegin (2026) -, tur opera pertama di Jepang pada tahun 2008, tetapi juga proyek simfoni, seperti konser yang didedikasikan untuk Richard Strauss dan Dimitri Shostakovich pada tahun 2009 dan partisipasi dalam Festival Ravel dengan program yang didedikasikan hingga Antonín Dvořák pada tahun 2023. Kolaborasi artistik ini telah membina hubungan yang kuat dengan Opera Nasional Paris selama bertahun-tahun.”
Dengan rekam jejak panjang dan kedekatan historis dengan Opera Nasional Paris, kehadiran Semyon Bychkov sebagai direktur musik diyakini akan memperkuat posisi institusi tersebut di panggung musik klasik dunia sekaligus menjaga identitas artistiknya di tengah dinamika musik kontemporer.

