Serangan Iran Rusak 8 Jet F-15 AS di Pangkalan Yordania, A-10 Kehilangan Sayap
![]() |
| Pesawat militer AS dilaporkan mengalami kerusakan setelah serangan Iran menyasar Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania. (Dok. Ist) |
TAJAM.NET — Serangan Iran terhadap Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania dilaporkan menyebabkan kerusakan pada sejumlah pesawat militer Amerika Serikat (AS), termasuk sekitar delapan jet tempur F-15.
CBS News melaporkan informasi tersebut dengan mengutip sumber-sumber yang mengetahui situasi. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dari pihak AS akibat serangan di pangkalan tersebut.
Delapan F-15 kembali beroperasi
Menurut sumber yang dikutip dalam laporan itu, sekitar delapan F-15 mengalami kerusakan ringan setelah serangan. Pesawat-pesawat tersebut kemudian dilaporkan dapat kembali digunakan.
"Sekitar delapan pesawat F-15 mengalami kerusakan ringan dan kembali dioperasikan," ujar reporter CBS News, Jennifer Jacobs, melalui platform X, sebagaimana dilansir TRT.
Selain F-15, sebuah pesawat A-10 Thunderbolt yang dikenal dengan julukan Warthog juga dilaporkan terkena serangan. Pesawat tersebut disebut mengalami kerusakan parah hingga kehilangan salah satu sayapnya.
Serangan terjadi setelah aksi militer AS
Serangan di Yordania berlangsung setelah AS pada Selasa (8/9/2026) menyatakan telah menyerang lima kapal tanker Iran. Washington menyebut tindakan itu sebagai balasan setelah sebuah kapal Angkatan Laut AS menjadi target serangan Iran.
Setelah itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran menyatakan telah melancarkan serangan terhadap delapan kapal tanker dan dua kapal perang serta sejumlah pangkalan AS di Yordania.
Dalam menghadapi serangan tersebut, pasukan AS yang berada di Yordania dilaporkan menembakkan lebih dari 30 rudal Patriot untuk melakukan pencegatan.
Peristiwa itu berlangsung ketika pejabat AS juga menghadapi kekhawatiran mengenai ketersediaan sistem pertahanan dan amunisi. Persediaan rudal Patriot disebut menipis dengan cepat, sementara stok amunisi berpemandu presisi lainnya juga mengalami penurunan.

