Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Seorang Pria Bernama Sutrimo Ditemukan Tewas di Kebayoran Baru, Polda Metro Masih Selidiki Penyebabnya

Seorang Pria Bernama Sutrimo Ditemukan Tewas di Kebayoran Baru, Polda Metro Masih Selidiki Penyebabnya
Ilustrasi.

TAJAM.NET — Polda Metro Jaya masih menyelidiki kasus meninggalnya seorang pria bernama Sutrimo yang ditemukan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Hingga kini, aparat kepolisian belum menyimpulkan penyebab kematian karena proses pendalaman masih berlangsung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, pada Kamis, 23 Juli 2026. Selanjutnya, korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring.

Namun, berdasarkan keterangan dari pihak rumah sakit, Sutrimo tiba dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

“Polda Metro Jaya menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Saudara Sutrimo. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Bhudi Hermanto, Minggu (26/7/2026).

Polisi dalami rangkaian kejadian

Kasus tersebut kini ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan. Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap kronologi lengkap serta memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Dalam prosesnya, penyidik masih mengumpulkan berbagai bahan keterangan dari sejumlah pihak yang dinilai mengetahui kejadian.

Sejumlah pihak dimintai klarifikasi

Bhudi Hermanto menjelaskan bahwa penyelidik telah melakukan klarifikasi kepada keluarga korban, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, hingga pihak lain yang memiliki informasi terkait.

Selain meminta keterangan para saksi, polisi juga mendalami rekam medis korban, riwayat pemesanan ambulans, lokasi awal ditemukannya Sutrimo, serta berbagai informasi lain yang dianggap relevan dengan penyelidikan.

“Penyelidikan dilakukan secara profesional, hati-hati, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk memperoleh fakta secara utuh. Karena prosesnya masih berjalan, kami belum dapat menyimpulkan penyebab kematian almarhum,” katanya.

Masyarakat diminta tidak berspekulasi

Polda Metro Jaya mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan maupun menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Kepolisian menegaskan perkembangan penyelidikan akan disampaikan kepada publik setelah seluruh fakta yang diperoleh dapat dipertanggungjawabkan sesuai hasil penyelidikan yang sedang berlangsung.